Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April, UPT SMA Negeri 16 Bone melaksanakan Aksi Pungut dan Pilah Sampah Plastik sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Adiwiyata yang bertujuan membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mengajak seluruh warga sekolah untuk mengambil peran nyata dalam mengurangi pencemaran akibat sampah plastik.
Sejak pagi hari, peserta didik bersama guru dan tenaga kependidikan bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah dan area di sekitarnya. Dengan membawa karung dan peralatan kebersihan, mereka memungut berbagai jenis sampah yang ditemukan, kemudian memilahnya berdasarkan jenisnya, khususnya sampah plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang.
Kegiatan ini tidak sekadar berfokus pada membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mengajarkan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Melalui proses pemilahan, peserta didik belajar mengenali perbedaan antara sampah yang masih memiliki nilai guna dan sampah yang memerlukan penanganan khusus. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Momentum Hari Bumi juga dimanfaatkan untuk mengingatkan seluruh warga sekolah bahwa sampah plastik merupakan salah satu tantangan lingkungan terbesar saat ini. Plastik yang sulit terurai dapat mencemari tanah, sungai, bahkan laut apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, langkah sederhana seperti memungut sampah, memilah sesuai jenisnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian bumi. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan aksi yang dilaksanakan, yaitu mencegah penumpukan limbah plastik yang sulit terurai di alam.
Selama kegiatan berlangsung, semangat gotong royong dan kepedulian terlihat dari antusiasme seluruh peserta. Mereka saling bekerja sama membersihkan setiap sudut lingkungan, berdiskusi mengenai pentingnya pengelolaan sampah, serta saling mengingatkan untuk menjaga kebersihan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan ini, UPT SMA Negeri 16 Bone kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang berbudaya lingkungan. Program Adiwiyata tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan sekolah, tetapi juga melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh warga sekolah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Peringatan Hari Bumi tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga bumi tidak harus dimulai dari langkah besar. Justru perubahan yang berkelanjutan lahir dari kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Semoga semangat Hari Bumi tidak berhenti pada satu hari peringatan, tetapi menjadi budaya yang terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Karena setiap tindakan kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi di masa depan.
_page-0001.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar